SETTING TELNET DAN SSH PADA ROUTER & SWITCH CISCO

Baik teman-teman, pada postingan sebelumnya telah dibahas tentang Pengertian dari Telnet dan SSH, untuk lebih jelas tentang pengertian Telnet dan SSH, bisa baca pada wikipedia. selanjutnya pada posingan ini saya akan bahas cara setting Telnet dan SSH service pada Router maupun Switch pada Cisco. Sebagai simulasi, saya buat gambar network diagramnya dibawah, pastikan anda telah terkoneksi dengan perangkat jaringan anda. Dan tentunya, Switch dan Router telah anda assign IP Address. berikut gambar network diagramnya :

cara setting Telnet dan SSH service pada Router maupun Switch pada Cisco

 

Masuk via CLI Mode Switch, Setelah itu masuk ke mode Global Config Mode, kemudian ketikkan perintah dibawah untuk mengaktifkan Service Telnet pada Switch.

SW1(config)#line vty 0 4
SW1(config-line)#password passwd
SW1(config-line)#transport input telnet
SW1(config-line)#login

Sampai disini konfigurasi telnet sudah selesai, namun anda belum bisa melakukan telnet dikarenakan password telnet belum diaktifkan pada mode privilege. Silahkan dicoba menggunakan aplikasi seperti Putty, SecureCRT atau sejenisnya. Berikut contoh tampilan access telnet :

Dan lihat apa yang ditampilkan :

 

Trying 192.168.0.2 …Open

User Access Verification

Password:

SW1>

SW1>enable

% No password set.

SW1>

 

Tampilan diatas artinya bahwa anda belum men-setting password pada privilege mode, konfigurasi yang sebelumnya anda lakukan hanya mengaktifkan password untuk service telnet saja dan belum mengaktifkan password tersebut pada privilege mode, sehingga ketika ingin masuk ke privilege mode melalui telnet service tidak bisa. Maka anda harus mengaktifkanya. Ketik peritah berikut untuk mengaktifkan password pada privilege mode :


SW1(config)#enable password passwd

Setelah itu jangan lupa save konfigurasi yang baru saja anda tambahkan, untuk save configuration pada Privilege Mode, ketikkan perintah berikut :


SW1#write memory

Building configuration...

[OK]

Atau jika pada Global Config Mode, ketikkan perintah berikut :


SW1(config)#do write memory

Building configuration...

[OK]

Kemudian silahkan coba lakukan remote telnet kembali. Jika berhasil, maka anda sudah sukses lakukan konfigurasi Telnet pada perangkat Switch Cisco.

selanjutnya lakukan juga hal yang sama pada perangkat Cisco Router yang pada gambar sebelumnya. Pastikan koneksi antara komputer dan router anda sudah terkoneksi, dipastikan dengan melakukan Ping tool pada Command Prompt komputer anda. Berikut ringkasan konfigurasi Telnet pada Router.


Router0>enable
Router0#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.

Router0(config)#line vty 0 4
Router0(config-line)#password passwd
Router0(config-line)#transport input telnet
Router0(config-line)#login
Router0(config-line)#exit

Router0(config)#enable password passwd
Router0(config)#do write memory
Building configuration...
[OK]

Nah cara diatas merupakan konfigurasi telnet, lalu bagaimana cara konfigurasi untuk SSH ? untuk konfigurasi SSH anda dapat mengikuti command berikut :


SW1(config)#line vty 0 4
SW1(config-line)#transport input ssh

Berikut command pada Router :


Router0(config)#line vty 0 4
Router0(config-line)#transport input ssh

Namun dengan command diatas, justru telnet service tidak bisa digunakan, maka untuk kedua service dapat digunakan, command yang dapat digunakan adalah berikut :


SW1(config)#line vty 0 4
SW1(config-line)#transport input all

Namun ingat, untuk melakukan remote Telnet maupun SSH, syaratnya Switch maupun Router harus memiliki IP adress dan dapat reachble dengan komputer ditandai dengan menggunakan Ping Tool. Kemudian berikut penjelasan dari syntax diatas :

  • line vty 0 4  =  angka 0 4 artinya perangkat tersebut dapat di remote sampai 5 orang ( 0 1 2 3 4 ) secara bersamaan.
  • password passwd = password yang berlaku untuk remote service.
  • transport input all = berfungsi untuk menentukan sevice apa saja yang digunakan/ diaktifkan, jika anda masukkan transport input telnet maka service telnet saja yang diaktifkan, begitu juga ketika anda pilih transport input ssh maka hanya service ssh yang anda aktifkan. Syntax sebelumnya memilih transport input all maka service ssh dan telnet diaktfkan keduanya.
  • Login = artinya saat seseorang akan melakukan remote, maka dia cukup memasukkan passwordnya yang diminta saja. Selain itu syntax login dapat ditambahkan menjadi Login Local, maka saat seseorang melakukan remote, maka dia akan diminta username dan password yang diminta.
  • Enable password “passwd” = berfungsi untuk menetapkan dan mengaktifkan password pada privilege mode.

One Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *