Mengenal DATABASE, RDBMS dan MySQL

Jadi diselang ke gabutan gw dikantor, gak sengaja tertarik nulis tentang database, bagi lw yang baca artikel database gw ini, jangan berfikiran ilmu database gw ngelotok ya, pliss. karena gw nulis ini nyontek catetan saat kuliah dulu. karena gw masih suka nyimpen buku-buku catetan saat kuliah gw dulu, gw berfikiran suatu saat akan butuh catetan itu atau mungkin sekedar me-refresh pengetahuan gw yang hilang oleh waktu. jiaah.

Tapi setelah gw perhatiin, semakin lama gw simpan buku catetan-catetan itu (banyak coy), semakin gak ke urus itu buku-buku, debu’an dimana2, pusing gw tiap kali bersihinnya, maka dari itu copas dan rangkum lagi ke website ini, sehingga mudah untuk gw baca saat gw butuh nanti. Daaaaaan, Buku-buku catetan gw dirumah bisa gw kilo’in. ehehe.

Basis Data / Database

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut (http://id.wikipedia.org/wiki/Database). Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer. Database merupakan elemen penting dalam aplikasi karena mampu menyimpan data. Data yang tersimpan dapat digunakan kembali untuk berbagai kepentingan seperti ditampilkan, diagregasi, diolah dan sebagainya.

Beberapa istilah dalam Basis Data :

Tabel

Tabel merupakan perpaduan antara baris dan kolom yang digunakan untuk menyimpan data-data. Tabel ini merupakan komponen dasar dari suatu basis data. artinya jika sebuah basis data tidak memiliki tabel, basis data tersebut tidak dapat berfungsi sama sekali karena kita tidak bisa menyimpan data dalm sebuah tabel terdapat kolom/field dan record/baris.

Field

Field merupakan sebuah kolom dalam tabel, Masing-masing kolom memiliki nama yang spesifik dan unik. Field memiliki ukuran type data tertentu yang menentukan bagaimana data nantinya tersimpan

Record

Record atau baris atau row merupakan sebuah tabel berisi data-data setiap kolom tabel tersebut.

Key

Key merupakan suatu field yang dapat dijadikan kunci dalam operasi tabel. Dalam konsep database, key memiliki banyak jenis diantaranya Primary Key, Foreign Key, Composite Key, dll

Tipe Data

Tipe data setiap kolom harus ada. Pada umumnya penulisan tipe data menggunakan huruf kecil semua.

DBMS & RDBMS

Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System). DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang ada. Setiap DBMS memiiki perbedaan dalam menerapkan standar SQL sehingga setiap DBMS memiliki ciri tersendiri yang berbeda dengan yang lain. Namun sebagain besar DBMS tersebut mendukung fungsi-fungsi dasar SQL seperti INSERT, UPDATE, DELETE, SELECT dan dst.Sebagai contoh sederhana adakah penggunaan standar JOIN pada SQL, Klausa USING yang merupakan standar SQL hanya PostgreSQL dan Oracle yang mendukungnya.

Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System, merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel. Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dsb.

MYSQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL

Tipe-tipe Tabel MySQL

Salah satu kelebihan dari MySQL adalah Anda dapat mendefinisikan tipe untuk tiap tabel. MySQL mendukung beberapa tipe tabel, tergantung konfigurasi saat proses instalasi MySQL. MySQL memiliki 3 (tiga) tipe data utama, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP.

Jika kita tidak menyebutkan tipe tabel saat membuat tabel, maka tipe tabel otomatis akan dibuat sesuai konfigurasi default server MySQL. Hal ini ditentukan oleh variabel default-table-type di file konfigurasi MySQL.

MyISAM

Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan mudah digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah kecepatan dan kestabilannya. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :

  1. MyISAM static. Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam tabel didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata lain, tidak ada kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR, TEXT dan BLOB. Karena sifatnya yang fixed, maka jenis ini akan lebih cepat, aman dan stabil.
  2. MyISAM dymanic. Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom dengan tipe yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR. Keuntungan utama dari jenis ini adalah ukuran yang dinamis. Jadi sifatnya lebih efektif karena ukuran data (file) menyesuaikan isi dari masing-masing kolom (field).
  3. MyISAM Compressed. Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic dapat dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed dengan perintah myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari segi ukuran. Tabel yang terkompresi tidak dapat dikenakan operasi seperti INSERT, UPDATE dan DELETE

InnoDB

Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  1. Mendukung transaksi antar tabel.
  2. Mendukung row-level-locking.
  3. Mendukung Foreign-Key Constraints.
  4. Crash recovery.

HEAP

Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapi menyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai tabel sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan

Tipe Tabel yang Lain

Selain 3 (tiga) tipe tabel diatas, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP, MySQL juga mendukung tipe tabel yang lain, yaitu:

  1. BDB. Tipe tabel ini mirip tipe tabel InnoDB, namun penggunaannya belum
    maksimal.
  2. Archieve. Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 4.1. Tipe ini digunakan untuk menyimpan tabel yang terkompresi, dimana biasanya digunakan dalam proses backup.
  3. CSV. Tipe ini digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk file text yang dibatasi dengan koma (delimiter). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 4.1.
  4. NDB Table (MySQL Cluster). Tersedia sejak MySQL versi 4.1.
  5. Federated (External Tables). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 5.0.

SQL (Structure Query Language)

Dalam pemograman basis data, salah satu bahasa yang harus kita kuasai adalah SQL. SQL merupakan bahasa komputer standar yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sistem managemen basis data relasional (RDBMS). SQL atau Structure Query Language.

Terdapat 3 (tiga) jenis perintah SQL, yaitu :

DDL atau Data Definition Language

DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar yang termasuk DDL ini antara lain 

  1. CREATE
  2. ALTER
  3. RENAME
  4. DROP

DML atau Data Manipulation Language

DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :

  1. SELECT
  2. INSERT
  3. UPDATE
  4. DELETE

DCL atau Data Control Language

DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user dan hak akses (priviledges). Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :

  1. GRANT
  2. REVOKE

 

baiklah, segitu dulu, artikel berikutnya akan membahas lebih dalam terhadap perintah MySQL berdasarkan 3 Jenis kategori diatas (DDL, DML, DCL).

References

http://id.wikipedia.org/wiki/Database

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *