Membuat File Sharing Server SAMBA Menggunakan User Otentikasi

Oke, pada postingan sebelumnya, telah dijelaskan installasi dan membuat file sharing samba sederhana, pada posting kali ini, membuat file sharing server samba menggunakan User Otentikasi.

berbeda dengan postingan sebelumnya, jika pada postingan sebelumnya ketika masuk ke folder sharing tidak dimintakan username dan password, maka dalam postingan kali ini, setiap orang yang ingin membuka folder sharing haruslah login terlebih dahulu menggunakan username dan password yang telah ditentukan.

Tidak hanya itu, Username yang digunakan oleh orang/user tertentu mempunya folder permission tersendiri tiap Username, sehingga tidak sembarangan memasuki folder/directory lainnya.

Install Samba Pakage

Pertama, Update pakage installation terlebih dahulu, kemudian install pakage samba dan depedency pakage lainnya.

Konfigurasi SAMBA & Membuat File Sharing

setelah selesai install samba pakage, kemudian edit file configuration samba, ada pada directory /etc/samba.

kemudian tambahkan settingan dibawah ini di baris paling bawah.

Penjelasan dari settingan diatas, adalah :

  • [cobashare] =
  • path =
  • read only =
  • browsable =
  • guest ok =
  • security mask =
  • directory mask =
  • create mask =
  • force create mode =
  • veto files =

 

kemudian restart samba service.

Membuat Directory Filesharing

Setelah itu, baru deh buat directory sesuai path yang sudah kita tuliskan pada konfigurasi file samba diatas, dalam contoh ini, saya membuat

 

Membuat Group

kemudian setelah membuat directorynya, buat juga groups, sesuai dengan gambar diatas, group ini yang akan memiliki permission pada masing-masing directory yang sudah di mapping.

 

Mengubah Owner pada Directory Filesharing

setelah membuat group, lalu mapping-kan group yang sudah dibuat tadi dengan directory yang juga telah dibuat sebelumnya. sesuaikan nama group dengan directorynya. gunakan perintah CHOWN (Change Owner).

 

Menambahkan User

setelah selesai mengubah owner pada directory menyesuaikan dengan groupnya, kemudian buat user baru, user ini nantinya akan dipakai oleh kita/siapa pun yang akan mengakses filesharing server. User ini juga akan diberikan hak akses tehadap directory mana saja yang boleh mereka akses. gunakan perintah adduser.

 

Membuat User Samba

Maka setelah menambahkan User linux diatas, kemudian kita tambahkan user tersebut ke dalam user samba. agar nantinya login dan password untuk memasukki directory filesharing.

catatan : user samba tidak dapat dibuat jika belum menambahkan user linux sebelumnya. maka pastikan sudah menambahkannya sebelumnya. berikut perintahnya menggunakan “smbpassd”.

 

Menambahkan User ke dalam Group

setelah itu, masukkan user diatas kedalam group-group mana saja. dalam hal ini user Restus, anisa, adit merupakan karyawan departement procurement, dimana anisa adalah seorang Manager Procurement, Restus seorang Coordinator Procurement, dan adit adalah seorang Supervisor Procurement.

Maka masukkan user Restus, anisa dan adit kedalam group department procurement. serta menyesuaikan rules seperti yang sudah saya jelaskan diatas.

User Restus, karena sebagai Coordinator Procurement, ia tentu tergabung dalam dept-procurement, dept-procurement-coordinator, dept-procurement-supervisor, dept-procurement-staff, SpvProcurement-1.

User anisa, karena sebagai Manager Procurement, maka ia tentu tergabung dalam group dept-procurement, dept-procurement-manager, dept-procurement-coordinator, dept-procurement-supervisor, dept-procurement-staff, SpvProcurement-1, ManagerProcurement-1.

User adit, karena sebagai Supervisor Procurement, maka ia tergabung dalam group dept-procurement, dept-procurement-supervisor, dept-procurement-staff, SpvProcurement-1.

Maka dengan begitu, untuk memasukkan user ke dalam group, perintahnya menggunakan “usermod” sebagai berikut :

 

Restart Samba Service

Jika sudah, kudian restart samba service, dengan perintah berikut :

 

Login Windows Client

pada windows client, telebiih dahulu ke Windows Explorer (contoh menggunakan Windows 10), Kemudian Klik Kanan pada Menu This PC, Pilih Map Network Drive.

WindowsClient-MapDrive-2

Kemudian, akan muncul kotak dialog baru, seperti dibawah, isikan sesuai dengan IP address file sharing servernya. klik Finish.

Setelah itu akan diminta Username dan Password. masukkan Username dan Password saat proses smbpasswd sebelumnya :

Maka jika Username dan Password yang dimasukkan telah benar, anda telah berhasil masuk ke directory filesharing.

Demikian panduan Membuat File Sharing Server SAMBA Menggunakan User Otentikasi ini. jika ada pertanyaan, tinggalkan di kolom komentar yaa.

 

REFERENCES

https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php/SAMBA

http://havizul.blogspot.com/2015/05/membangun-file-server-dengan-samba.html

https://ubuntu.com/server/docs/samba-file-server

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *